RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

  1. IDENTITAS
    1. Satuan Pendidikan                        : SMA  Muhammadiyah 2 Pontianak
    2. Kelas / Semester                : X / 1
    3. Mata Pelajaran                  : Kimia
    4. Tema / Topik                     : Keisomeran Senyawa Hidrokarbon
    5. Jumlah Pertemuan             : 1 X pertemuan
    6. Alokasi waktu                   : 25 menit

 

  1. STANDAR KOMPETENSI

Memahami sifat-sifat senyawa organic atas dasar gugus fungsi dan senyawa makromolekul

 

  1. KOMPETENSI DASAR

Menggolongkan senyawa hidrokarbon berdasarkan strukturnya dan hubungannya dengan sifat senyawa.

 

  1. INDICATOR
    1. Menjeaskan pengertian isomer
    2. Menuliskan  isomer struktur (kerangka, posisi, fungsi)
    3. Menuliskan isomer geometri (cis,trans)

 

  1. TUJUAN PEMBELAJARAN

Dari pembelajaran yang di lakukan diharapkan siswa dapat:

  1. Menjeaskan pengertian isomer
  2. Menuliskan isomer struktur (kerangka,posisi,fungsi)
  3. Menuliskan isomer geometri (cis,trans)

 

 

  1. MATERI AJAR

Isomer adalah senyawa-senyawa yang mempunyai rumus molekul yang sama tetapi mempunyai struktur atau konfigurasi yang berbeda .

Struktur berkaitan dengan cara atom-atom saling berikatan, sedangkan konfigurasi berkaitan dengan susunan ruang atom-atom dalam molekul.

 

Keisomeran dibedakan menjadi 2 yaitu :

  • Keisomeran struktur     :   keisomeran karena perbedaan struktur.
  • Keisomeran geometri   : keisomeran karena perbedaan konfigurasi  (rumus   molekul dan strukturnya sama).

 

  1. 1.     Keisomeran Struktur
    Dapat dibedakan menjadi 3 yaitu :
  •  keisomeran kerangka : jika rumus molekulnya sama tetapi rantai induknya  (kerangka atom) berbeda.
  •  keisomeran posisi : jika rumus molekul dan rantai induknya (kerangka atom) sama tetapi posisi cabang / gugus penggantinya berbeda.
  •  keisomeran gugus fungsi
  1. 2.     Keisomeran Ruang (geometri)
    Dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :
  • keisomeran geometri : keisomeran karena perbedaan arah (orientasi) gugus-gugus tertentu dalam molekul dengan struktur yang sama.
  • keisomeran optik .

 

A. Keisomeran pada Alkana

Tergolong keisomeran struktur yaitu perbedaan kerangka atom karbonnya. Makin panjang rantai karbonnya, makin banyak pula kemungkinan isomernya. Pertambahan jumlah isomer ini tidak ada aturannya. Perlu diketahui juga bahwa tidak berarti semua kemungkinan isomer itu ada pada kenyataannya.  Misalnya : dapat dibuat 18 kemungkinan isomer dari C 8 H 18, tetapi tidak berarti ada 18 senyawa dengan rumus molekul C 8 H 18 .

 

B. Keisomeran pada Alkena
Dapat berupa keisomeran struktur dan ruang.
a) Keisomeran Struktur.

  • Keisomeran struktur pada alkena dapat terjadi karena perbedaan posisi ikatan rangkap atau karena perbedaan kerangka atom C.
  • Keisomeran mulai ditemukan pada butena yang mempunyai 3 isomer struktur. Contoh yang lain yaitu alkena dengan 5 atom C.

b) Keisomeran Geometris.

  • Ø Keisomeran ruang pada alkena tergolong keisomeran geometris yaitu : karena perbedaan penempatan gugus-gugus di sekitar ikatan rangkap.

Contohnya :

  • Keisomeran pada 2-butena. Dikenal 2 jenis 2-butena yaitu cis -2-butena dan trans -2-butena. Keduanya mempunyai struktur yang sama tetapi berbeda konfigurasi (orientasi gugus-gugus dalam ruang).
  • Pada cis -2-butena, kedua gugus metil terletak pada sisi yang sama dari ikatan rangkap; sebaliknya pada trans -2-butena, kedua gugus metil berseberangan.
    • Ø Tidak semua senyawa yang mempunyai ikatan rangkap pada atom karbonnya (C=C) mempunyai keisomeran geometris. Senyawa itu akan mempunyai keisomeran geometris jika kedua atom C yang berikatan rangkap mengikat gugus-gugus yang berbeda.

 

C. Keisomeran pada Alkuna

v Keisomeran pada alkuna tergolong keisomeran kerangka dan posisi .

v Pada alkuna tidak terdapat keisomeran geometris.

v Keisomeran mulai terdapat pada butuna yang mempunyai 2 isomer.

 

  1. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
    1. Pendahuluan
      1. Salam dan doa
      2. Apersepsi

Guru bertanya: apa yang membedakan senyawa organic dan senyawa anorganik (diharapkan siswa menjawab:keberadaan atom karbon), guru bertanya:senyawa anorganic seperti NaCl apakah memiliki rumus kimia lain? Sedangkan pada senyawa hidrokarbon apakah hanya bisa ditentukkan dari rumus kimianya,?(diharapkan siswa menjawab tidak tahu)(guru menjawab:jadi dalam senyawa hidrokarbon tidak hanya dapat di jelaskan dari rumus kimia atau rumus molekul tetapi juga dari rumus struktur atau rumus geometri, untuk lebih jelaskan akan kita pelajari pada materi ini )

  • Menuliskan topic pembelajaran
  • Menyampaikan tujuan pembelajaran
  1. Kegiatan inti
    1. Guru menjelaskan materi pengantar
    2. Guru membagikan soal untuk dikerjakkan, setiap siswa harus mengerti dan mengerjakkan soal yang diberikkan
    3. Guru membacakan soal, sambil siswa menyerahkan tongkat estafet, ketika guru berhenti membacakkan soal, dan tongkat estafet berhenti disiswa tersebut, maka siswa tersebut yang menjawab soal yang diberikkan guru.
    4. Siswa yang mendapatkan giliran untuk maju, menjelaskan alasan jawabannya.
    5. Begitu seterusnya sampai semua soal selesai di kerjakkan

 

  1. Penutup
    1. Guru bersama-sama siswa menyimpulkan kegiatan pembelajaran
    2. Guru memberikkan pr kepada siswa

 

 

  1. METODE PEMBELAJARAN

Pendekatan Pembelajaran : kontextual

Metode                              : estafet

Media Pembelajaran          : power point, papan tulis.

 

  1. SUMBER BELAJAR
  • Buku paket kelas X A Semester 1

(Sutresna, nana dan Dindin sholehudin. 2004. Kimia Untuk SMA kelas X Semester 1. Bandung:Grafindo media pratama.

 

  1. PENILAIAN
    1. Teknik penilaian

Tes tertulis, penilaian proses

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Bentuk instrument

Essay

 

  1. Tuliskan jumlah isomer dari heksana, dan gambarkan strukturnya? (20)
  2. Tuliskan jumlah isomer dari 2-butena dan bentuk isomer geometrinya?(20)
  3. Tuliskan jumlah isomer pentuna dan bentuk isomernya?(20)
  4. Tuliskan jumlah isomer heptuna dan bentuk isomernya(minimal 4) ?(20)
  5. Tuliskan jumlah isomer dari pentena dan bentuk isomernya?(20)

 

 

Skor max:100.             Nilai yang diperoleh= skor yang diperoleh

X 100

Skor maksimum

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mengetahui                                                                             Pontianak, 6 april 2011

Kepala SMA N 100 Pontianak                                                           Guru Kimia

 

 

 

 

 

Drs  Muhammad Ilham, M.Pd                                                            Tia Hafriana, S.Pd

 

 

NIP.135678239                                                                     NIP.123456329

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

JAWABAN PERTANYAAN

 

  1. ISOMER HEKSANA

Ada 4 bentuk dari isomer heksana, yang merupakaan isomer struktur (kerangka)

 

 

 

 

 

  1. ISOMER 2- BUTENA

Ada 2 isomer dari 2- butena danmerupakkan isomer geometri

 

 

 

 

 

  1. ISOMER PENTUNA

Ada 2 Isomer posisi dari pentuna yaitu 1- pentuna dan 2 pentuna

 

 

 

Ada 1 isomer kerangka dari pentuna yaitu 3 – metal 1 butuna

 

 

 

 

  1. ISOMER HEPTUNA

Ada 3 isomer posisi dari heptuna yaitu 1-heptuna, 2- heptuna, 3-heptuna

 

 

 

Ada 5 isomer kerangka dari heptuna 3-metil 1 heksuna, 3,3-dimetil 1 pentuna, 4,4 dimetil 1 pentuna, 4- metal 1 heksuna, 5-metil 2 heksuna, 4,4 dimetil 2 pentuna.

 

 

 

 

 

 

  1. ISOMER PENTENA

Ada 2 isomer posisi dari pentena

 

 

Ada 2 isomer struktur dari pentena yaitu 3-metil 1 butena dan 2- metil 2 butena

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: